Langsung ke konten utama

Tugas softskill 2

1. Apa itu service management?

Jawab :
Service Management Adalah sarana penyampaian nilai kepada pelanggan dengan memfasilitasi hasil yang dinginkan  pelanggan tanpa biaya dan risiko spesifik. Di masa lampau, penyedia layanan sering berfokus pada teknis (sisi penawaran) pandangan apa yang merupakan layanan, bukan pada sisi konsumsi. MANAJEMEN SERVICE manajemen service adalah seperangkat kemampuan organisasi khusus untuk memberikan nilai kepada pelanggan dalam bentuk jasa. manajemen service  memungkinkan penyedia layanan untuk: • memahami jasa yang mereka sediakan baik dari perspektif konsumen dan penyedia; • memastikan bahwa layanan ini benar-benar memfasilitasi hasil yang diinginkan ;


2. Sebutkan dan jelaskan standart internasional manajemen layanan si / ti

Jawab
:a. Service strategy mengisyaratkan bahwa setiap organisasi harus memiliki sebuah Strategi Pelayanan yang menjadi panduan bagi setiap aktivitas “services” yang terjadi dalam organisasi. Secara prinsip, strategi ini berisi bagaimana cara dan mekanisme yang dianut serta perlu dilakukan oleh seluruh pemangku kepentingan organisasi di dalam usahanya untuk memberikan layanan yang baik.
  b. Service transition menggambarkan bagaimana organisasi bertransformasi atau menjalankan perubahan menuju rancangan lingkungan pelayanan yang diinginkan. Tahapan transisi ini harus dikawal dengan sebaik-baiknya agar efektif dan tidak terjadi chaos.
  c. Service operation mendeskripsikan secara detail dan jelas mengenai inti dari rangkaian proses manajemen, yaitu pengelolaan pelayanan itu sendiri pada tahap operasionalnya. Di sinilah para pelanggan internal maupun eksternal (pemangku kepentingan) akan mendapatkan langsung manfaat dari keberadaan teknologi informasi dan komunikasi.
d  Service continual service improvement mengingatkan perlunya dilakukan perbaikan berkesinambungan terus menerus dari masa ke masa. Hal ini tidak saja berarti bahwa organisasi yang bersangkutan senantiasa belajar dan selalu berkembang dari masa ke masa, namun mengandung makna bahwa organisasi selalu siap menghadapi berbagai perubahan karena dinamika global.


3. Contoh layanan manajemen SI/TI dalam bidang bisnis, transportasi, perbankan, e-commerce

Jawab
: 1. Dana, aplikasi dana termasuk ke dalam manajemen SI/TI dalam bidang perbankan dan e-commerce. Di bawah ini tampilan menu pada aplikasi dan,.

2. Tix.id
ermasuk kedalam aplikasi manajemen SI/IT dalam bidang e-commerce .
Dengan menggunakan aplikasi ini kita dapat membeli tiket bioskop XXI dengan cepat dan mudah serta praktis tanpa harus mengantri pada saat membeli tiket di bioskop. Aplikasi ini bekerja sama dengan aplikasi dana. Jadi kita wajib memilik aplikasi dana untuk membeli tiket melalui aplikasi tix.id ini. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS Peng. Animasi & Desain Grafis #

ARTIKEL 3 AUDIT TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI

 Jenis Standar Panduan Audit SI           Standar Audit Teknologi merupakan batasan minimal bagi Auditor Teknologi guna membantu dalam menetapkan tahap-tahap Audit Teknologi serta prosedur yang harus dilaksanakan atau diterapkan dalam rangka pencapaian tujuan Audit Teknologi.  Standar Audit Teknologi bertujuan untuk:  menetapkan prinsip-prinsip dasar bagi pelaksanaan Audit Teknologi;   menyusun suatu Kerangka Kerja dalam pemberian layanan jasa Audit Teknologi, guna menambah nilai kepada organisasi yang diaudit (auditee) melalui perbaikan proses dan operasionalnya;  menyusun dasar dalam melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Audit Teknologi dan untuk mendorong rencana perbaikan.  Kode Etik dan Standar Audit Teknologi diterbitkan oleh institusi pelaksana Audit Teknologi. Penerbitan Kode Etik dan Standar Audit Teknologi bertujuan untuk:  menjelaskan pengertian dari Audit Teknologi;  Menetapkan Kode Etik yang harus...

Tugas Kelompok AUDIT TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI (Contoh Kasus Audit)

  KASUS AUDIT UMUM PT KAI      Menerapkan proses GCG (Good Corporate Governance) dalam suatu perusahaan Pembedahan kasus-kasus yang telah terjadi di perusahaan atas proses pengawasan yang efektif akan menjadi pembelajaran yang menarik dan kiranya dapat kita hindari apabila kita dihadapkan pada situasi yang sama. Bukan suatu proses yang mudah. Diperlukan konsistensi, komitmen, dan pemahaman yang jelas dari seluruh stakeholders perusahaan mengenai bagaimana seharusnya proses tersebut dijalankan. Namun, dari kasus-kasus yang terjadi di BUMN ataupun Perusahaan Publik dapat ditarik kesimpulan sementara bahwa penerapan proses GCG belum dipahami dan diterapkan sepenuhnya.       Salah satu contohnya adalah kasus audit umum yang dialami oleh PT. Kereta Api Indonesia (PT. KAI). Kasus ini menunjukkan bagaimana proses tata kelola yang dijalankan dalam suatu perusahaan dan bagaimana peran dari tiap-tiap organ pengawas dalam memastikan penyajian laporan keuan...