Langsung ke konten utama

Tugas Softskill Final!

Judul : Sistem Pakar Diagnosa Depresi Mahasiswa Akhir Dengan Metode Certainty Factor Berbasis Mobile

Jurnal : JURNAL INFORMATIKA

Volume : Volume Vol.5 No.1

Tahun : 1 April 2018

Penulis : Apip Supiandi 1 , Damar Bagja Chandradimuka 2

Reviewer : Soyid Agi Prasetio



Tujuan Penilitian : Penilitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendiagnosa tingkat depresi pada mahasiswa tingkat akhir.dan juga untuk mencegah terjadinya gangguan kesehatan pada mahasiswa tingkat akhir tersebut akibat depresi. Dan juga dapat mengurangi tingkat depresi mahasisw tingkat akhir. 

Subjek penilitian : mahasiswa tingkat akhir. 

Metode penilitian : Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode Certainty Factor (CF). Metode certainty factor digunakan ketika menghadapi suatu masalah yang jawabannya tidak pasti. Ketidakpastian ini bisa merupakan probabilitas.

Hasil penelitian : Dapat memenuhi syarat-syarat pada aplikasi sistem pakar untuk penetuan tingkat depresi pada mahasiswa tingkat akhir dengan menggunakan metode Certainty Factor yaitu suatu metode dimana sistem pakar (misalnya psikolog) sering menganalisis informasi yang ada dengan ungkapan seperti “mungkin”, “kemungkinan besar”, “hampir pasti”, untuk mengakomodasi hal ini digunakan Certainty Factor guna menggambarkan tingkat keyakinan pakar terhadap masalah yang sedangdi hadapi. 



Kelebihan : menurut saya kelebihan jurnal ini adalah menjelaskan secara detail mengenai sebuah definisi dari ap aitu Depresi, dan banyak sekali metode yang di gunakan pada jurnal ini. Membuat si pembaca jurnal ini tidak merasa bingung dengan apa yang di jelaskan. 

Kekurangan : menurut saya tidak ada kekurangaan dari segi penulisan maupun kekurangan dari segi metode yang di gunakan pada pemmbuatan jurnal ini. Top deh pokoknya, yang lainnya Beng-beng.:)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS Peng. Animasi & Desain Grafis #

ARTIKEL 3 AUDIT TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI

 Jenis Standar Panduan Audit SI           Standar Audit Teknologi merupakan batasan minimal bagi Auditor Teknologi guna membantu dalam menetapkan tahap-tahap Audit Teknologi serta prosedur yang harus dilaksanakan atau diterapkan dalam rangka pencapaian tujuan Audit Teknologi.  Standar Audit Teknologi bertujuan untuk:  menetapkan prinsip-prinsip dasar bagi pelaksanaan Audit Teknologi;   menyusun suatu Kerangka Kerja dalam pemberian layanan jasa Audit Teknologi, guna menambah nilai kepada organisasi yang diaudit (auditee) melalui perbaikan proses dan operasionalnya;  menyusun dasar dalam melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Audit Teknologi dan untuk mendorong rencana perbaikan.  Kode Etik dan Standar Audit Teknologi diterbitkan oleh institusi pelaksana Audit Teknologi. Penerbitan Kode Etik dan Standar Audit Teknologi bertujuan untuk:  menjelaskan pengertian dari Audit Teknologi;  Menetapkan Kode Etik yang harus...

Tugas Kelompok AUDIT TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI (Contoh Kasus Audit)

  KASUS AUDIT UMUM PT KAI      Menerapkan proses GCG (Good Corporate Governance) dalam suatu perusahaan Pembedahan kasus-kasus yang telah terjadi di perusahaan atas proses pengawasan yang efektif akan menjadi pembelajaran yang menarik dan kiranya dapat kita hindari apabila kita dihadapkan pada situasi yang sama. Bukan suatu proses yang mudah. Diperlukan konsistensi, komitmen, dan pemahaman yang jelas dari seluruh stakeholders perusahaan mengenai bagaimana seharusnya proses tersebut dijalankan. Namun, dari kasus-kasus yang terjadi di BUMN ataupun Perusahaan Publik dapat ditarik kesimpulan sementara bahwa penerapan proses GCG belum dipahami dan diterapkan sepenuhnya.       Salah satu contohnya adalah kasus audit umum yang dialami oleh PT. Kereta Api Indonesia (PT. KAI). Kasus ini menunjukkan bagaimana proses tata kelola yang dijalankan dalam suatu perusahaan dan bagaimana peran dari tiap-tiap organ pengawas dalam memastikan penyajian laporan keuan...